Kemudahan perizinan akan bisa menarik minat investor menanamkan modal
di Indonesia, sehingga target investasi yang ditetapkan Jokowi tahun
depan sebesar Rp 670 triliun bisa tercapai.
Badan
Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) berharap Kementerian dan Lembaga
(K/L) dapat mengikuti langkah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
(ESDM) dalam membentuk perizinan tiga jam. Langkah ini diperlukan untuk
mempercepat realisasi investasi mulai tahun depan.
Deputi Perencanaan Penanaman Modal BKPM Tamba Hutapea mengatakan
kemudahan investasi merupakan bagian dari langkah pemerintah mengejar
target investasi tahun depan. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan
realisasi investasi pada 2017 harus bisa mencapai Rp 670 triliun.
Sebenarnya, kata Tamba, target nilai investasi yang telah ditetapkan
Jokowi masih realistis dan sesuai dengan rencana BKPM. Dia mengatakan
BKPM menargetkan realisasi investasi tahun depan sebesar Rp 677 triliun
dan akan kembali naik pada 2018 mencapai Rp 830,5 triliun.
"Target
kami memang dari awal sudah sama dengan (permintaan) pak Presiden,"
ujarnya di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta,
Kamis (8/12).
Tamba mengatakan pihaknya akan bekerja keras
mewujudkan hal tersebut dengan mempermudah perizinan seperti memperluas
izin tiga jam di K/L. "Memang tidak bisa langsung, tapi kami minta K/L
lain bisa berikan (izin tiga jam)," kata Tamba.
Dia berharap kementerian lain bisa mengikuti langkah Kementerian ESDM
yang telah melakukan penyederhanaan perizinan. Pada Juli lalu
kementerian ini telah mengeluarkan izin layanan cepat perizinan tiga jam
untuk mempermudah investasi di empat bidang yakni bidang tenaga
listrik, bidang panas bumi, bidang transmisi tenaga listrik, serta izin
usaha sementara hilir minyak dan gas bumi.
Kemudahan tersebut
diatur dalam payung hukum berupa Peraturan Menteri ESDM Nomor 15 Tahun
2016 tentang Pemberian Izin Tiga Jam Terkait Infrastruktur di Sektor
Energi dan Sumber Daya Mineral. Kementerian pun masih terus melakukan
penyederhanaan perizinan.
Selain mendorong K/L menyederhanakan proses perizinan, BKPM juga akan
memberikan kemudahan lain. Salah satunya dengan memperluas cakupan
Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (KLIK). Saat ini fasilitas KLIK
diberikan untuk 16 kawasan industri, nantinya akan ditambah lagi.
http://katadata.co.id/berita/2016/12/08/bkpm-minta-kementerian-lain-bisa-terapkan-perizinan-3-jam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar