Dalam menghadapi era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), Pemerintah
Provinsi Banten harus memerhatikan infrasktruktur daerah. Hal tersebut
diungkapkan oleh Kepala Subdit Standar Materi dan Kompetensi Dirjen Bina
Kontruksi Kementerian Pekerjaan Umun dan Perumahan Rakyat Agita
Widjayanto saat mengisi seminar ‘Jalan dan Bangunan Berbasis Beton’ di
salah satu hotel di Kota Serang.
Menurut Agita, untuk mandiri, pembangunan infrastruktur sudah menjadi
kebutuhan utama, karena mempengaruhi segala bidang pembangunan suatu
daerah. Cepat atau lambatnya suatu pembangunan daerah, baik di sisi
ekonomi, kesejahteraan maupun sisi lainnya dipengaruhin oleh
ifrastruktur.
“Untuk mandiri, kita harus membangun infrasktruktur. Infrastrukturnya
tidak ada, kita tidak bisa kemana-kemana. Para petani tidak bisa
menjual hasil taninya jika infrastrukturnya tidak ada, karna itu
infrastruktur mempunyai peranan penting dalam segala bentuk
pembangunan,” ujarnya.
Dalam pembangunan agar tidak menjadi hal yang percuma atau mengarah
terhadap hal penghamburan maka harus memperhatikan kompetensi. “Harus
ada kompetensi dalam pembangunan setiap infrastruktur, tukangya, dan hal
lainnya,” jelas Agita.
http://www.radarbanten.co.id/hadapi-mea-pemprov-banten-harus-perhatikan-infrastruktur/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar